Kamis, 05 Juni 2014
Sepanjang kehidupan kita, ujian & cobaan datang silih berganti karena makna kehidupan itu sendiri adalah bagaimana menghadapinya. Ujian & cobaan kehidupan adalah tantangan yang akan memilah mana orang yang tahan uji dan mana orang yang lemah, Mana orang yang beriman dan mana orang tidak beriman. Bagi seorang mukmin kehidupan akan selalu mendatangkan keberuntungan karena ia bersyukur ketika memperoleh nikmat dan bersabar ketika menghadapi kesulitan. Sebaliknya orang tak beriman selalu tak beruntung, ketika memperoleh nikmat ia lupa diri dan ketika menghadapi kesulitan berat ia lupa ingatan. Sabar ialah tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan, dalam jangka waktu tertentu, dalam rangka mencapai tujuan. Islam mengajarkan bersabar itu indah.
Pertama, tahan ketika menghadapi hantaman pertama. Rasulullah pernah bersabda, Innamassabru indassad matil uulaa. Artinya: Sabar yang sesungguhnya ialah ketika menghadapi hantaman pertama.
Kedua, ketika ditimpa musibah, segera mengingat Allah dan mohon ampunannya. Firman Allah, (Orang-orang yang sabar ialah) mereka yang ketika ditimpa musibah, berkata, ‘sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Nya.’ (al Baqarah: 156).
Ketiga, tidak menampakkan musibahnya kepada orang lain, seperti yang dicontohkan oleh istri Abu Talkhah (Ummu Sulaim) ketika ditinggal mati anaknya. (dikisahkan dalam hadis Riwayat Muslim).
Keempat, sabar menghadapi semua cobaan dengan ikhlas kepada Allah. Allah berfirman dalam hadis Qudsy, ‘HambaKu yang mukmin, yang bersabar dengan pasrah kepadaKu ketika kekasihnya Aku panggil kembali (mati), kepadanya tak ada balasan yang layak dari Ku selain surga.’ (HR. Bukhari)
Kamis, 29 Mei 2014
Lirik Lagu Just Give Me A Reason - PINK feat Nate Ruess
Right from the start
You were a thief
You stole my heart
And I your willing victim
I let you see the parts of me
That weren't all that pretty
And with every touch you fixed them
Now you've been talking in your sleep, oh, oh
Things you never say to me, oh, oh
Tell me that you've had enough
Of our love, our love
Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
We're not broken just bent
And we can learn to love again
I'm sorry I don't understand
Where all of this is coming from
I thought that we were fine
(Oh, we had everything)
Your head is running wild again
My dear we still have everythin'
And it's all in your mind
(Yeah, but this is happenin')
You've been havin' real bad dreams, oh, oh
You still lie so close to me, oh, oh
There's nothing more than empty sheets
Between our love, our love
Oh, our love, our love
Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
I never stopped
You're still written in the scars on my heart
You're not broken just bent
And we can learn to love again
Our tear ducts can rust
I'll fix it for us
We're collecting dust
But our love's enough
You're holding it in
You're pouring a drink
No nothing is as bad as it seems
We'll come clean
Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
That we're not broken just bent
And we can learn to love again
Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
That we're not broken just bent
And we can learn to love again
Oh, we can learn to love again
Oh, we can learn to love again
Oh, oh, that we're not broken just bent
And we can learn to love again
Rapunzel
Pada suatu masa, hiduplah sepasang suami-istri yang
sangat menginginkan kehadiran seorang anak, tetapi belum mendapatkan
anak seorangpun. Di belakang rumah mereka ada sebuah jendela kecil yang
mengarah ke sebuah taman indah yang di tutupi dengan tembok besar dan
tak seorangpun berani masuk ke dalam taman tersebut karena taman
tersebut adalah milik seorang penyihir yang sangat ditakuti.
Pada suatu ketika saat sang istri berdiri di jendelanya dan melihat ke taman, dia melihat sebuah hamparan kebun yang penuh dengan bunga rampion yang terlihat begitu segar dan hijau sehingga ia menginginkannya teramat sangat. Setelah beberapa hari, karena kecewa dan tahu bahwa ia tidak akan mendapatkan rampion tersebut, ia menjadi sakit dan pucat. Suaminya menjadi cemas dan bertanya, “Ada apa istriku?”. “Ah” jawab istrinya, “jika saja saya bisa mendapatkan rampion dari taman di sebelah rumah.” Si suami yang begitu mencintai istrinya berpikir, “ Apapun yang terjadi, saya harus membawakan rampion untuk istriku.” Maka saat hari menjelang malam, dia pun memanjat dinding taman, cepat-cepat mengambil rampion dan membawanya ke istrinya. Istrinya kemudian membuat salad (sayuran) dan memakannya dengan rasa senang. Istrinya sangat menyukai rampion itu sehingga ia meminta suaminya untuk membawakan dia rampion tiga kali lebih banyak dari sebelumnya.

Suaminya sekali lagi harus masuk ke kebun. Dalam kegelapan malam, ia memanjat dinding, dan saat itulah sang Suami dihinggapi rasa takut karena ia melihat si Penyihir telah berdiri di depannya ."Kamu sungguh berani," katanya dengan marah, "masuk ke kebun saya dan mencuri rampion saya? Kamu akan menderita karena itu!"
"Ah," jawab si Pria malang ini, "Ampunilah saya. Saya hanya melakukannya karena terpaksa. Istri saya melihat rampion Anda dari jendela, dan memiliki keinginan untuk memakannya."
Kemudian si Penyihir yang menjadi sedikit reda amarahnya, berkata kepadanya, "Jika benar seperti yang kamu katakan, saya akan memperbolehkan kamu untuk mengambil rampion sebanyak yang kamu mau, dengan satu syarat, kamu harus memberikan saya anak yang dilahirkan oleh istrimu nanti. Saya akan memperlakukan anak itu dengan baik, dan saya akan berlaku bagaikan seorang ibu untuk anak itu".
Pria malang yang ketakutan ini, menyetujui segala persyaratan si Penyihir, dan ketika bayinya lahir, si Penyihir muncul, memberi nama Rapunzel pada bayi itu, lalu membawanya pergi.
Rapunzel tumbuh menjadi anak yang sangat cantik. Ketika dia berusia dewasa, si Penyihir mengurungnya di sebuah menara yang terletak di hutan, dan tidak memiliki tangga ataupun pintu, kecuali sebuah jendela kecil. Ketika si Penyihir akan naik ke menara, dia akan berdiri di bawah dan berkata:
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Rapunzel yang memiliki rambut yang sangat panjang dan indah seperti benang emas, ketika mendengar suara penyihir, dia akan melepaskan ikatan rambutnya, menggulungnya pada sebuah kaitan di jendela, kemudian membiarkan rambutnya terulur turun ke bawah, dengan begitu si Penyihir bisa naik ke atas menara.
Setelah satu-dua tahun tinggal di menara, seorang pangeran, berkuda menyusuri hutan dan tiba di dekat menara. Saat itu sang Pangeran mendengarkan sebuah lagu yang begitu merdu sehingga dia hanya bisa berdiri terdiam dan mendengarkan lagu tersebut. Lagu itu dinyanyikan oleh Rapunzel yang dalam kesendiriannya melewatkan waktunya dengan menyanyikan lagu merdu. Pangeran menjadi sangat ingin untuk naik ke atas menara, dan dia pun mencari pintu menara, tetapi tidak ada satupun pintu yang dapat ditemukan olehnya. Dia lalu berkendara untuk pulang ke rumah, tetapi nyanyian Rapunzel sangat menyentuh hatinya, karena itu, setiap hari ia pergi ke hutan dan mendengarkannya. Suatu waktu, ia berdiri di belakang sebuah pohon, ia melihat si Penyihir yang datang ke sana, dan dia pun mendengarkan penyihir tersebut berkata,
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Kemudian Rapunzel mengulurkan rambutnya turun, dan si Penyihir pun naik keatas.
"Jika itu adalah cara untuk naik ke atas, saya akan mencobanya nanti," katanya dalam hati, dan pada hari berikutnya, ketika hari mulai gelap, ia pergi ke menara dan berkata:
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Segera setelah Razunzel mengulurkan rambutnya, sang Pangeran pun naik.
Pada awalnya Rapunzel sangat ketakutan ketika dia melihat seorang pria yang tidak pernah dilihatnya, tetapi pangeran berbicara dengannya dengan halus layaknya seorang teman, dan mengatakan bahwa hatinya tidak tenang apabila dia tidak melihat Rapunzel setelah mendengarkan Rapunzel menyanyi. Kemudian Rapunzel pun kehilangan rasa takutnya, dan ketika sang Pangeran bertanya apakah dia bersedia untuk menjadi suaminya, Rapunzel melihat bahwa sang Pangeran yang muda dan tampan, dia pun berpikir,"Pangeran ini akan menjadi suami saya dan akan mencintai saya melebihi cinta ibu angkat saya," Rapunzel pun mengiyakan sang Pangeran, dan berkata,
"Aku rela untuk pergi bersama Anda, tapi saya tidak tahu bagaimana caranya untuk turun. Bawakanlah saya sebuah gulungan sutra setiap kali Anda datang, dan aku akan menenun sebuah tali dengan sutra tersebut, dan ketika tali tersebut siap, saya akan turun, dan Anda bisa membawa saya ke istana Anda."
Mereka berdua sepakat bahwa sang Pangeran akan datang kepadanya setiap malam, karena si Penyihir tua selalu datang di siang hari. Si Penyihir tidak pernah mengetahui apa pun tentang hal ini, sampai suatu saat, Rapunzel berkata kepadanya,"Katakan kepadaku, bunda, mengapa saat saya menarik Anda naik, Anda jauh lebih berat dibandingkan sang Pangeran?"
Dalam sekejap si Penyihir menjadi marah dan berkata "Ah! saya pikir saya telah memisahkan kamu dengan dunia luar, namun kamu telah mengelabui saya!" Dalam kemarahannya dia mencengkeram rambut Rapunzel yang panjang, melilitkannya pada tangan kirinya, mengambil sebuah gunting, dan snip, snip, memotong rambut tersebut sehingga rambut indah itu tergeletak di lantai. Dan dia pun dengan kejam membawa Rapunzel yang malang ke sebuah gurun, di mana ia harus hidup dalam kesedihan dan kesengsaraan .
Pada hari yang sama, setelah mengusir Rapunzel, pada malam hari, si penyihir mengikat rambut yang ia potong tadinya pada kaitan jendela, dan ketika sang Pangeran berkata:,
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Si Penyihir membiarkan rambut tersebut terulur turun. Saat sang Pangeran naik, ia tidak menemukan Rapunzel yang dicintainya di atas, yang dilihatnya hanyalah si Penyihir yang menatapnya dengan tatapan jahat.
"Aha !" si Penyihir pun mengejek ."Kau akan membawa pergi wanita yang sangat engkau cintai, tetapi sayang burung yang indah itu tidak lagi ada dan bernyanyi di sarangnya. Seekor kucing telah membawanya pergi, dan kucing ini juga akan mencakar matamu, sehingga kamu tidak akan melihat Rapunzel lagi selama-lamanya."
Sang Pangeran merasa terluka dan putus asa, ia pun melompat turun dari menara untuk meloloskan diri dari si Penyihir, tetapi duri di mana ia jatuh menusuk matanya dan ia pun menjadi buta seperti yang telah dikutukkan oleh si Penyihir. Ia pun berjalan dengan mata yang telah buta, tak tentu arah di dalam hutan, tidak makan apa-apa kecuali akar dan buah, dan tidak melakukan apapun kecuali meratap dan menangisi kehilangan istrinya yang tercinta.
Sang Pangeran berjalan tanpa arah dalam keadaan menderita selama beberapa tahun, dan pada suatu saat, tibalah ia di sebuah padang pasir di mana Rapunzel berada. Saat itu, sang Pangeran mendengar suara nyanyian yang sangat akrab didengarnya, dan ia pun berjalan menuju ke arah itu. Ketika sang Pangeran mendekat, Rapunzel yang melihatnya, langsung mengenalinya, memeluknya lalu menangis. Dua bulir air matanya turun membasahi mata sang Pangeran yang buta, dan seketika itu juga, sang Pangeran bisa melihat dengan jelas seperti sedia kala. Sang Pangeran pun membawa Rapunzel ke kerajaannya, di mana mereka tinggal dan hidup berbahagia selama-lamanya.
Pada suatu ketika saat sang istri berdiri di jendelanya dan melihat ke taman, dia melihat sebuah hamparan kebun yang penuh dengan bunga rampion yang terlihat begitu segar dan hijau sehingga ia menginginkannya teramat sangat. Setelah beberapa hari, karena kecewa dan tahu bahwa ia tidak akan mendapatkan rampion tersebut, ia menjadi sakit dan pucat. Suaminya menjadi cemas dan bertanya, “Ada apa istriku?”. “Ah” jawab istrinya, “jika saja saya bisa mendapatkan rampion dari taman di sebelah rumah.” Si suami yang begitu mencintai istrinya berpikir, “ Apapun yang terjadi, saya harus membawakan rampion untuk istriku.” Maka saat hari menjelang malam, dia pun memanjat dinding taman, cepat-cepat mengambil rampion dan membawanya ke istrinya. Istrinya kemudian membuat salad (sayuran) dan memakannya dengan rasa senang. Istrinya sangat menyukai rampion itu sehingga ia meminta suaminya untuk membawakan dia rampion tiga kali lebih banyak dari sebelumnya.

Suaminya sekali lagi harus masuk ke kebun. Dalam kegelapan malam, ia memanjat dinding, dan saat itulah sang Suami dihinggapi rasa takut karena ia melihat si Penyihir telah berdiri di depannya ."Kamu sungguh berani," katanya dengan marah, "masuk ke kebun saya dan mencuri rampion saya? Kamu akan menderita karena itu!"
"Ah," jawab si Pria malang ini, "Ampunilah saya. Saya hanya melakukannya karena terpaksa. Istri saya melihat rampion Anda dari jendela, dan memiliki keinginan untuk memakannya."
Kemudian si Penyihir yang menjadi sedikit reda amarahnya, berkata kepadanya, "Jika benar seperti yang kamu katakan, saya akan memperbolehkan kamu untuk mengambil rampion sebanyak yang kamu mau, dengan satu syarat, kamu harus memberikan saya anak yang dilahirkan oleh istrimu nanti. Saya akan memperlakukan anak itu dengan baik, dan saya akan berlaku bagaikan seorang ibu untuk anak itu".
Pria malang yang ketakutan ini, menyetujui segala persyaratan si Penyihir, dan ketika bayinya lahir, si Penyihir muncul, memberi nama Rapunzel pada bayi itu, lalu membawanya pergi.
Rapunzel tumbuh menjadi anak yang sangat cantik. Ketika dia berusia dewasa, si Penyihir mengurungnya di sebuah menara yang terletak di hutan, dan tidak memiliki tangga ataupun pintu, kecuali sebuah jendela kecil. Ketika si Penyihir akan naik ke menara, dia akan berdiri di bawah dan berkata:
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Rapunzel yang memiliki rambut yang sangat panjang dan indah seperti benang emas, ketika mendengar suara penyihir, dia akan melepaskan ikatan rambutnya, menggulungnya pada sebuah kaitan di jendela, kemudian membiarkan rambutnya terulur turun ke bawah, dengan begitu si Penyihir bisa naik ke atas menara.
Setelah satu-dua tahun tinggal di menara, seorang pangeran, berkuda menyusuri hutan dan tiba di dekat menara. Saat itu sang Pangeran mendengarkan sebuah lagu yang begitu merdu sehingga dia hanya bisa berdiri terdiam dan mendengarkan lagu tersebut. Lagu itu dinyanyikan oleh Rapunzel yang dalam kesendiriannya melewatkan waktunya dengan menyanyikan lagu merdu. Pangeran menjadi sangat ingin untuk naik ke atas menara, dan dia pun mencari pintu menara, tetapi tidak ada satupun pintu yang dapat ditemukan olehnya. Dia lalu berkendara untuk pulang ke rumah, tetapi nyanyian Rapunzel sangat menyentuh hatinya, karena itu, setiap hari ia pergi ke hutan dan mendengarkannya. Suatu waktu, ia berdiri di belakang sebuah pohon, ia melihat si Penyihir yang datang ke sana, dan dia pun mendengarkan penyihir tersebut berkata,
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Kemudian Rapunzel mengulurkan rambutnya turun, dan si Penyihir pun naik keatas.
"Jika itu adalah cara untuk naik ke atas, saya akan mencobanya nanti," katanya dalam hati, dan pada hari berikutnya, ketika hari mulai gelap, ia pergi ke menara dan berkata:
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Segera setelah Razunzel mengulurkan rambutnya, sang Pangeran pun naik.
Pada awalnya Rapunzel sangat ketakutan ketika dia melihat seorang pria yang tidak pernah dilihatnya, tetapi pangeran berbicara dengannya dengan halus layaknya seorang teman, dan mengatakan bahwa hatinya tidak tenang apabila dia tidak melihat Rapunzel setelah mendengarkan Rapunzel menyanyi. Kemudian Rapunzel pun kehilangan rasa takutnya, dan ketika sang Pangeran bertanya apakah dia bersedia untuk menjadi suaminya, Rapunzel melihat bahwa sang Pangeran yang muda dan tampan, dia pun berpikir,"Pangeran ini akan menjadi suami saya dan akan mencintai saya melebihi cinta ibu angkat saya," Rapunzel pun mengiyakan sang Pangeran, dan berkata,
"Aku rela untuk pergi bersama Anda, tapi saya tidak tahu bagaimana caranya untuk turun. Bawakanlah saya sebuah gulungan sutra setiap kali Anda datang, dan aku akan menenun sebuah tali dengan sutra tersebut, dan ketika tali tersebut siap, saya akan turun, dan Anda bisa membawa saya ke istana Anda."
Mereka berdua sepakat bahwa sang Pangeran akan datang kepadanya setiap malam, karena si Penyihir tua selalu datang di siang hari. Si Penyihir tidak pernah mengetahui apa pun tentang hal ini, sampai suatu saat, Rapunzel berkata kepadanya,"Katakan kepadaku, bunda, mengapa saat saya menarik Anda naik, Anda jauh lebih berat dibandingkan sang Pangeran?"
Dalam sekejap si Penyihir menjadi marah dan berkata "Ah! saya pikir saya telah memisahkan kamu dengan dunia luar, namun kamu telah mengelabui saya!" Dalam kemarahannya dia mencengkeram rambut Rapunzel yang panjang, melilitkannya pada tangan kirinya, mengambil sebuah gunting, dan snip, snip, memotong rambut tersebut sehingga rambut indah itu tergeletak di lantai. Dan dia pun dengan kejam membawa Rapunzel yang malang ke sebuah gurun, di mana ia harus hidup dalam kesedihan dan kesengsaraan .
Pada hari yang sama, setelah mengusir Rapunzel, pada malam hari, si penyihir mengikat rambut yang ia potong tadinya pada kaitan jendela, dan ketika sang Pangeran berkata:,
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Si Penyihir membiarkan rambut tersebut terulur turun. Saat sang Pangeran naik, ia tidak menemukan Rapunzel yang dicintainya di atas, yang dilihatnya hanyalah si Penyihir yang menatapnya dengan tatapan jahat.
"Aha !" si Penyihir pun mengejek ."Kau akan membawa pergi wanita yang sangat engkau cintai, tetapi sayang burung yang indah itu tidak lagi ada dan bernyanyi di sarangnya. Seekor kucing telah membawanya pergi, dan kucing ini juga akan mencakar matamu, sehingga kamu tidak akan melihat Rapunzel lagi selama-lamanya."
Sang Pangeran merasa terluka dan putus asa, ia pun melompat turun dari menara untuk meloloskan diri dari si Penyihir, tetapi duri di mana ia jatuh menusuk matanya dan ia pun menjadi buta seperti yang telah dikutukkan oleh si Penyihir. Ia pun berjalan dengan mata yang telah buta, tak tentu arah di dalam hutan, tidak makan apa-apa kecuali akar dan buah, dan tidak melakukan apapun kecuali meratap dan menangisi kehilangan istrinya yang tercinta.
Sang Pangeran berjalan tanpa arah dalam keadaan menderita selama beberapa tahun, dan pada suatu saat, tibalah ia di sebuah padang pasir di mana Rapunzel berada. Saat itu, sang Pangeran mendengar suara nyanyian yang sangat akrab didengarnya, dan ia pun berjalan menuju ke arah itu. Ketika sang Pangeran mendekat, Rapunzel yang melihatnya, langsung mengenalinya, memeluknya lalu menangis. Dua bulir air matanya turun membasahi mata sang Pangeran yang buta, dan seketika itu juga, sang Pangeran bisa melihat dengan jelas seperti sedia kala. Sang Pangeran pun membawa Rapunzel ke kerajaannya, di mana mereka tinggal dan hidup berbahagia selama-lamanya.
DHCP (pengertian, kelebihan, dan kekurangan)
DHCP akan sangat membantu sekali karena semua konfigurasi jaringan bisa dilakukan
dari sebuah komputer yang berlaku sebagai DHCP Server, sehingga client yang terhubung pada
jaringan tidak perlu untuk mengkonfigurasikannya secara manual.
Kelebihan DHCP
1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
2. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client yang lain.
3. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
4. Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian IP.
5. Mencegah terjadinya IP conflict.
Kekurangan DHCP
• Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung
Rabu, 28 Mei 2014
Cerita film "FROZEN"
Film dimulai dengan menunjukkan kehidupan para pemanen es di gunung dan Kristoff kecil bersama sahabat rusanya, Sven. Para pemanen bercerita bahwa es punya kekuatan sihir dan berkata bahwa kita harus berhati-hati kepada orang yang berhati beku. Sementara itu, di istana Kerajaan Arendelle, Putri Anna kecil mengajak kakaknya Elsa untuk bermain salju. Elsa mempunyai kekuatan sihir mengeluarkan es dan salju. Ketika kedua putri tersebut membuat boneka salju dan bermain es di dalam istana, tanpa sengaja Elsa mengenai kepala Anna dengan semburan esnya sehingga membuat Anna pingsan. Sebagian rambut Anna memutih. Raja dan Ratu sangat panik. Mereka membawa Anna dan Elsa bertemu troll di hutan untuk menyembuhkan Anna. Troll tua bernama Grand Pabbie mengambil ingatan Anna tentang sihir Elsa. Dia juga mengingatkan Elsa bahwa ketakutan akan menjadi musuh terbesarnya. Karena kejadian tersebut, sang raja menutup istana dari dunia luar. Tidak ada yang boleh tahu tentang kekuatan sihir Elsa. Elsapun selalu memakai kaus tangan. Anna tidak lagi bisa bertemu dengan Elsa karena Elsa selalu menutup pintu kamarnya.
Ketika para putri beranjak remaja, Raja dan Ratu pergi berlayar. Namun mereka meninggal dalam badai, meninggalkan kesepian yang mendalam bagi Anna dan Elsa. Tiga tahun kemudian, tibalah saatnya untuk Elsa dinobatkan menjadi Ratu Arendelle pada suatu musim panas. Anna sangat gembira karena akhirnya istana dibuka untuk rakyat biasa. Anna yang selalu kesepian karena didiamkan Elsa tidak sabar untuk bertemu orang-orang di luar sana.
Ketika Anna berjalan-jalan di kota, Anna bertemu Pangeran Hans dari Kepulauan Selatan. Dengan sekejap Anna jatuh cinta pada Pangeran Hans. Di pesta dansa, Anna meminta Elsa merestuinya untuk menikah dengan Hans. Akan tetapi, Elsa menolak memberi restu kepada Hans dan malah memerintahkan penjaga untuk menutup istana lagi. Anna dan Elsa berdebat sampai tidak sengaja Elsa mengeluarkan sihir esnya sehingga membuat orang-orang takut. Annapun tahu apa yang membuat Elsa selalu mengurung diri, namun sayangnya Elsa melarikan diri ke Gunung Utara karena takut melukai orang banyak. Arendelle diliputi salju abadi. Anna memutuskan untuk mencari kakaknya dan memperbaiki masalah yang terjadi di Arendelle. Dia juga menugaskan Pangeran Hans untuk mengurus kerajaan.
Dalam perjalanan mencari Elsa, Anna bertemu Kristoff yang ingin membeli barang kebutuhan di Toko Oaken. Anna mendengar bahwa Kristoff tahu di mana Gunung Utara sehingga dia meminta bantuan Kristoff untuk mengantarnya ke Gunung Utara dan mencari Elsa. Anna, Kristoff, dan Sven bertualang ke Gunung Utara menghadapi serigala dan bahkan bertemu manusia salju ajaib yang dapat berbicara, Olaf.
Sesampainya di Gunung Utara, Anna berusaha membujuk Elsa untuk kembali ke Arendelle. Namun Elsa marah karena dia merasa dia tidak mungkin dapat menghilangkan salju abadi di Arendelle. Diapun tanpa sengaja mengenai hati Anna dengan kekuatan esnya sehingga hati Anna beku. Kristoff membawa Anna bertemu Grand Pabbie. Grand Pabbie menyebutkan bahwa hanya tindakan cinta sejati akan melelehkan hati yang beku. Kristoff segera membawa Anna kembali ke istana supaya dia bisa mendapatkan cinta Hans.
Ternyata Hans adalah penipu dan penjahat. Hans tidak mau dan malahan memadamkan api penghangat di istana dan membiarkan Anna agar mati kedinginan. Dia sebenarnya hanya mau menikahi Anna supaya dia bisa menjadi raja Arendelle. Setelah mengetahui Anna sangat lemah dan kedinginan karena hatinya beku, Hans ingin membunuh Elsa supaya badai salju di Arendelle berhenti dan dia bertindak bagaikan pahlawan. Anna menggigil di istana dan Olaf datang menolongnya. Olaf memberitahu Anna bahwa Kristoff sebenarnya mencintai Anna. Annapun bergegas keluar istana dibantu Olaf untuk menemui Kristoff.
Sementara itu, Hans berhasil menemukan Elsa dan menipu Elsa bahwa Anna sudah mati. Dalam perjalanan menemui Kristoff, Anna melihat bahwa Hans akan membunuh Elsa dengan pedangnya. Annapun menghalangi Hans dan badannya seketika langsung membeku menjadi es. Pedang Hans patah serta Hans jatuh dan pingsan. Elsa sadar bahwa Anna sudah meninggal. Dia menangisi Anna, namun tiba-tiba es yang menyelimuti tubuh Anna mencair. Kristoff, Olaf, dan rakyat Arendelle menyaksikan bahwa tindakan cinta sejati menghidupkan Anna kembali. Dengan cinta, Elsapun dapat mengangkat musim dingin dari Arendelle. Cinta sejati antara kakak dan adik. Dan orang yang berhati beku yang dimaksud di awal adalah Hans. Musim panas telah kembali. Hanspun dikembalikan ke kerajaannya. Anna dan Kristoff berciuman, Anna dan Elsa berbaikan. Akhirnya, merekapun bermain seluncur es di luar istana Arendelle dengan bahagia.
Lirik Lagu

The snow glows white on the mountain tonight,
not a footprint to be seen.
A kingdom of isolation and it looks like I’m the queen.
The wind is howling like this swirling storm inside.
Couldn’t keep it in, Heaven knows I tried.
Don’t let them in, don’t let them see.
Be the good girl you always have to be.
Conceal, don’t feel, don’t let them know.
Well, now they know!
Let it go, let it go!
Can’t hold it back any more.
Let it go, let it go!
Turn away and slam the door.
I don’t care what they’re going to say.
Let the storm rage on.
The cold never bothered me anyway.
It’s funny how some distance,
makes everything seem small.
And the fears that once controlled me, can’t get to me at all
It’s time to see what I can do,
to test the limits and break through.
No right, no wrong, no rules for me.
I’m free!
Let it go, let it go.
I am one with the wind and sky.
Let it go, let it go.
You’ll never see me cry.
Here I’ll stand, and here I’ll stay.
Let the storm rage on.
My power flurries through the air into the ground.
My soul is spiraling in frozen fractals all around
And one thought crystallizes like an icy blast
I’m never going back; the past is in the past!
Let it go, let it go.
And I’ll rise like the break of dawn.
Let it go, let it go
That perfect girl is gone
Here I stand, in the light of day.
Let the storm rage on!
The cold never bothered me anyway…
Terjemahan Bahasa Indonesia
Salju berkilauan di gunung malam ini
tidak ada jejak kaki terlihat
kerajaan yang di asingkan, sepertinya akulah sang ratu.
angin berhembus ini seperti badai berputar di dalam diri.
tak bisa di biarkan, surga tahu ku berusaha.
jangan biarkan mereka masuk, jangan biarkan mereka lihat.
jadilah kau gadis yang sesungguhnya.
sembunyikan, jangan rasakan, jangan biarkan mereka tahu.
Well, now they know!
Lepaskan, lepaskan!
tak bisa lagi tuk di tahan.
Lepaskan, lepaskan!
Berbalik dan hantam pintu.
Ku tak peduli apa yang akan mereka katakan.
biarkan badai berkecamuk.
Dingin tidak pernah menggangguku lagi.
Lucunya bagaimana jarak,
membuat segalanya terlihat kecil.
dan rasa takut yang pernah mengaturku, tidak akan bisa kembali
sekarang waktunya melihat apa yang bisa kulakukan,
untuk menguji batas dan ruang waktu.
tak ada benar, tak ada salah, tak ada tauran bagiku.
aku bebas!
lepaskan, lepaskan !.
aku menyatu dengan angin dan awan.
Lepaskan, lepaskan !.
Kau tak akan pernah melihatku menangis lagi.
di sini aku berdiri, di sini aku berada.
biarkan badai berkecamuk.
kekuatanku membanjiri dari udara hingga tanah.
jiwaku berputar dalam pecahan yang memebeku di sekitar
dan satu pikiran membeku seperti ledakan es
aku tak akan pernah kembali, masa lalu biarlah di masa lalu!
lepaskan, lepaskan !.
dan aku akan bangkit seolah memecah kegelapan.
lepaskan, lepaskan
gadis sempurna itu telah hilang
di sini aku berdiri dalam terangnya hari hari.
biarkan badai berkecamuk!
Dingin tidak pernah mengganguku lagi…
NB : Let it Go punya banyak persepsi arti dalam bahasa Indonesia, diantaranya biarlah, lepaskan, biarkan, bebaskan, dll.
tidak ada jejak kaki terlihat
kerajaan yang di asingkan, sepertinya akulah sang ratu.
angin berhembus ini seperti badai berputar di dalam diri.
tak bisa di biarkan, surga tahu ku berusaha.
jangan biarkan mereka masuk, jangan biarkan mereka lihat.
jadilah kau gadis yang sesungguhnya.
sembunyikan, jangan rasakan, jangan biarkan mereka tahu.
Well, now they know!
Lepaskan, lepaskan!
tak bisa lagi tuk di tahan.
Lepaskan, lepaskan!
Berbalik dan hantam pintu.
Ku tak peduli apa yang akan mereka katakan.
biarkan badai berkecamuk.
Dingin tidak pernah menggangguku lagi.
Lucunya bagaimana jarak,
membuat segalanya terlihat kecil.
dan rasa takut yang pernah mengaturku, tidak akan bisa kembali
sekarang waktunya melihat apa yang bisa kulakukan,
untuk menguji batas dan ruang waktu.
tak ada benar, tak ada salah, tak ada tauran bagiku.
aku bebas!
lepaskan, lepaskan !.
aku menyatu dengan angin dan awan.
Lepaskan, lepaskan !.
Kau tak akan pernah melihatku menangis lagi.
di sini aku berdiri, di sini aku berada.
biarkan badai berkecamuk.
kekuatanku membanjiri dari udara hingga tanah.
jiwaku berputar dalam pecahan yang memebeku di sekitar
dan satu pikiran membeku seperti ledakan es
aku tak akan pernah kembali, masa lalu biarlah di masa lalu!
lepaskan, lepaskan !.
dan aku akan bangkit seolah memecah kegelapan.
lepaskan, lepaskan
gadis sempurna itu telah hilang
di sini aku berdiri dalam terangnya hari hari.
biarkan badai berkecamuk!
Dingin tidak pernah mengganguku lagi…
NB : Let it Go punya banyak persepsi arti dalam bahasa Indonesia, diantaranya biarlah, lepaskan, biarkan, bebaskan, dll.
Senin, 12 Mei 2014
Apa Guna, Fungsi, Tujuan, dan Pacaran itu?
,

Apa itu Pacaran?

Kalau kalian melihat kamus wikipedia, yang disebut Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan.
Fungsi Pacaran

Sebenernya apa sih gunanya pacar?
1. temen curhat?
2. temen ngobrol?
3. buat status doang?
4. biar gak ketinggalan janan?
5. ikut-ikut temen?
6. buat dimanfaatin?
atau masih ada yang lain lagi?
Punya pacar tu sebenernya cuma:
1. Ngabisin pulsa
2. bikin sakit hati
3. bisa ngarah ke jalan yg gak bener
Tapi kalo kita bisa mengendalikan itu semua, pacar bisa sangat berguna untuk kita sendiri. kita juga harus mengingat bahwa pacar bukan hubungan secara sah. Hubungan yang sudah sah harus dilandasi dengan pernikahan, pacar hanyalah untuk awal dari pernikahan. Sebelum masuk ke jenjang pernikahan seharusnya kita sudah mencari pasangan yang cocok untuk kita. Lewat pacar itulah kita bisa menilai seseorang. Tapi apa gunanya kita punya pacar cuma seneng putus? Jangan kita permainkan suatu hubungan, karena sebenarnya Tuhan sudah mengatur pasangan kita, kata kerennya Jodoh di tangan Tuhan.
Tapi saya sangat salut jika ada yang memanfaatkan hubungan sebaik mungkin. misalnya pacar dapat dijadikan:
1. Introkspesi diri. Misalnya kita punya pacar yang tidak suka salah satu dari sikap kita, kita bisa mengintrokspesi diri kita atau sikap kita melalui pacar kita.
2. Tempat untuk menanyakan pendapat. Jika kita dapat suatu problem dalam kehidupan, pacar bisa sangat membantu kita dalam menyelesaikan problem tersebut.
3. Bekerjasama. Jika kita bisa saling bekerjasama, apapun dapat terwujud dengan bekerjasam.
4. Teman diskusi. Misalnya kita punya tugas sekolah atau apapun, kita bisa saling menanyakan dengan pacar kita.
5. Teman Curhat. Semua masalah kita bisa dicurahkan ke pacar kita siapa tahu kita terbantu.
6. Teman Bermain. Jika kita sedang keadaan suntuk kita ingin main, bingung cari teman, bisa mengajak pacar.
7. memberi keceriaan.
8. Teman bertukar pengalaman.
9. Teman gosip. (gak direkomendasikan)
10. menemanimu saat kesepian.
Sebanernya banyak lagi fungsi pacar yang positif. Pacar itu sebenernya sangat menguntungkan asal, bisa mengendalikan nafsu dan memanfaatkan dengan hal-hal yang positif.
Jangan takut pacaran, kita bisa kok pacaran, tapi harus bisa memilah pacar yang baik dan yang cocok buat kita. jangan takut patah hati juga, karena jika kita memperlakukanya dengan baik pasti pasangan kita juga akan memperlakuakan kita dengan baik pula. mari kita isi masa muda kita dengan hal-hal yang positif dan akhirnya dapat berguna buat masa depan kita.
Tujuan Pacaran

1. Meningkatkan prestasi di sekolah / di kuliahmu.
Bisakah? Sangat bisa! Dari sekian banyak mata kuliah yang harus saya tempuh, hanya satu mata kuliah yang nilainya C. padahal saya kuliah sambil bekerja. Bukan saya pintar, tetapi karena saya berusaha mati-matian agar nilai saya tidak kalah dengan pacar saya. Jadi, waktu ketemu ada yang bisa saya banggakan. Wahh, rasanya bangga sekali bisa menunjukkan nilai A pada orang yang kita cintai, sementara orang yang kita cintai mengatakan, “Aku bangga punya pacar kamu.”
2. Belajar lebih mengenal karakter lain jenis.
Pacaran sebenarnya bisa menjadi sarana yang paling efektif untuk belajar mengenal karakter cewek/cowok. Dalam pacaran kamu memiliki kesempatan untuk berkomunikasi lebih terbuka, jujur, intensif dan mendalam.
3. Membangun diri untuk relasi yang lebih berkualitas.
Berkualitas tidaknya relasi yang kita bangun sangat tergantung pada diri kita. Kalau kita tidak bisa bersikap jujur, terbuka, memahami, melayani, mengerti, dll. Tidak mungkin kita bisa membangun relasi yang memuaskan. Pacaran bisa menjadi sarana untuk kita melatih diri memiliki karakter-karakter itu.
;;
Subscribe to:
Komentar (Atom)
Bersabar Itu Indah
0
Sepanjang kehidupan kita, ujian & cobaan datang silih berganti karena makna kehidupan itu sendiri adalah bagaimana menghadapinya. Ujian & cobaan kehidupan adalah tantangan yang akan memilah mana orang yang tahan uji dan mana orang yang lemah, Mana orang yang beriman dan mana orang tidak beriman. Bagi seorang mukmin kehidupan akan selalu mendatangkan keberuntungan karena ia bersyukur ketika memperoleh nikmat dan bersabar ketika menghadapi kesulitan. Sebaliknya orang tak beriman selalu tak beruntung, ketika memperoleh nikmat ia lupa diri dan ketika menghadapi kesulitan berat ia lupa ingatan. Sabar ialah tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan, dalam jangka waktu tertentu, dalam rangka mencapai tujuan. Islam mengajarkan bersabar itu indah.
Pertama, tahan ketika menghadapi hantaman pertama. Rasulullah pernah bersabda, Innamassabru indassad matil uulaa. Artinya: Sabar yang sesungguhnya ialah ketika menghadapi hantaman pertama.
Kedua, ketika ditimpa musibah, segera mengingat Allah dan mohon ampunannya. Firman Allah, (Orang-orang yang sabar ialah) mereka yang ketika ditimpa musibah, berkata, ‘sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Nya.’ (al Baqarah: 156).
Ketiga, tidak menampakkan musibahnya kepada orang lain, seperti yang dicontohkan oleh istri Abu Talkhah (Ummu Sulaim) ketika ditinggal mati anaknya. (dikisahkan dalam hadis Riwayat Muslim).
Keempat, sabar menghadapi semua cobaan dengan ikhlas kepada Allah. Allah berfirman dalam hadis Qudsy, ‘HambaKu yang mukmin, yang bersabar dengan pasrah kepadaKu ketika kekasihnya Aku panggil kembali (mati), kepadanya tak ada balasan yang layak dari Ku selain surga.’ (HR. Bukhari)
Lirik Lagu Just Give Me A Reason - PINK feat Nate Ruess
Right from the start
You were a thief
You stole my heart
And I your willing victim
I let you see the parts of me
That weren't all that pretty
And with every touch you fixed them
Now you've been talking in your sleep, oh, oh
Things you never say to me, oh, oh
Tell me that you've had enough
Of our love, our love
Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
We're not broken just bent
And we can learn to love again
I'm sorry I don't understand
Where all of this is coming from
I thought that we were fine
(Oh, we had everything)
Your head is running wild again
My dear we still have everythin'
And it's all in your mind
(Yeah, but this is happenin')
You've been havin' real bad dreams, oh, oh
You still lie so close to me, oh, oh
There's nothing more than empty sheets
Between our love, our love
Oh, our love, our love
Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
I never stopped
You're still written in the scars on my heart
You're not broken just bent
And we can learn to love again
Our tear ducts can rust
I'll fix it for us
We're collecting dust
But our love's enough
You're holding it in
You're pouring a drink
No nothing is as bad as it seems
We'll come clean
Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
That we're not broken just bent
And we can learn to love again
Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
That we're not broken just bent
And we can learn to love again
Oh, we can learn to love again
Oh, we can learn to love again
Oh, oh, that we're not broken just bent
And we can learn to love again
kisah dongeng RAFUNZEL
0Rapunzel
Pada suatu masa, hiduplah sepasang suami-istri yang
sangat menginginkan kehadiran seorang anak, tetapi belum mendapatkan
anak seorangpun. Di belakang rumah mereka ada sebuah jendela kecil yang
mengarah ke sebuah taman indah yang di tutupi dengan tembok besar dan
tak seorangpun berani masuk ke dalam taman tersebut karena taman
tersebut adalah milik seorang penyihir yang sangat ditakuti.
Pada suatu ketika saat sang istri berdiri di jendelanya dan melihat ke taman, dia melihat sebuah hamparan kebun yang penuh dengan bunga rampion yang terlihat begitu segar dan hijau sehingga ia menginginkannya teramat sangat. Setelah beberapa hari, karena kecewa dan tahu bahwa ia tidak akan mendapatkan rampion tersebut, ia menjadi sakit dan pucat. Suaminya menjadi cemas dan bertanya, “Ada apa istriku?”. “Ah” jawab istrinya, “jika saja saya bisa mendapatkan rampion dari taman di sebelah rumah.” Si suami yang begitu mencintai istrinya berpikir, “ Apapun yang terjadi, saya harus membawakan rampion untuk istriku.” Maka saat hari menjelang malam, dia pun memanjat dinding taman, cepat-cepat mengambil rampion dan membawanya ke istrinya. Istrinya kemudian membuat salad (sayuran) dan memakannya dengan rasa senang. Istrinya sangat menyukai rampion itu sehingga ia meminta suaminya untuk membawakan dia rampion tiga kali lebih banyak dari sebelumnya.

Suaminya sekali lagi harus masuk ke kebun. Dalam kegelapan malam, ia memanjat dinding, dan saat itulah sang Suami dihinggapi rasa takut karena ia melihat si Penyihir telah berdiri di depannya ."Kamu sungguh berani," katanya dengan marah, "masuk ke kebun saya dan mencuri rampion saya? Kamu akan menderita karena itu!"
"Ah," jawab si Pria malang ini, "Ampunilah saya. Saya hanya melakukannya karena terpaksa. Istri saya melihat rampion Anda dari jendela, dan memiliki keinginan untuk memakannya."
Kemudian si Penyihir yang menjadi sedikit reda amarahnya, berkata kepadanya, "Jika benar seperti yang kamu katakan, saya akan memperbolehkan kamu untuk mengambil rampion sebanyak yang kamu mau, dengan satu syarat, kamu harus memberikan saya anak yang dilahirkan oleh istrimu nanti. Saya akan memperlakukan anak itu dengan baik, dan saya akan berlaku bagaikan seorang ibu untuk anak itu".
Pria malang yang ketakutan ini, menyetujui segala persyaratan si Penyihir, dan ketika bayinya lahir, si Penyihir muncul, memberi nama Rapunzel pada bayi itu, lalu membawanya pergi.
Rapunzel tumbuh menjadi anak yang sangat cantik. Ketika dia berusia dewasa, si Penyihir mengurungnya di sebuah menara yang terletak di hutan, dan tidak memiliki tangga ataupun pintu, kecuali sebuah jendela kecil. Ketika si Penyihir akan naik ke menara, dia akan berdiri di bawah dan berkata:
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Rapunzel yang memiliki rambut yang sangat panjang dan indah seperti benang emas, ketika mendengar suara penyihir, dia akan melepaskan ikatan rambutnya, menggulungnya pada sebuah kaitan di jendela, kemudian membiarkan rambutnya terulur turun ke bawah, dengan begitu si Penyihir bisa naik ke atas menara.
Setelah satu-dua tahun tinggal di menara, seorang pangeran, berkuda menyusuri hutan dan tiba di dekat menara. Saat itu sang Pangeran mendengarkan sebuah lagu yang begitu merdu sehingga dia hanya bisa berdiri terdiam dan mendengarkan lagu tersebut. Lagu itu dinyanyikan oleh Rapunzel yang dalam kesendiriannya melewatkan waktunya dengan menyanyikan lagu merdu. Pangeran menjadi sangat ingin untuk naik ke atas menara, dan dia pun mencari pintu menara, tetapi tidak ada satupun pintu yang dapat ditemukan olehnya. Dia lalu berkendara untuk pulang ke rumah, tetapi nyanyian Rapunzel sangat menyentuh hatinya, karena itu, setiap hari ia pergi ke hutan dan mendengarkannya. Suatu waktu, ia berdiri di belakang sebuah pohon, ia melihat si Penyihir yang datang ke sana, dan dia pun mendengarkan penyihir tersebut berkata,
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Kemudian Rapunzel mengulurkan rambutnya turun, dan si Penyihir pun naik keatas.
"Jika itu adalah cara untuk naik ke atas, saya akan mencobanya nanti," katanya dalam hati, dan pada hari berikutnya, ketika hari mulai gelap, ia pergi ke menara dan berkata:
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Segera setelah Razunzel mengulurkan rambutnya, sang Pangeran pun naik.
Pada awalnya Rapunzel sangat ketakutan ketika dia melihat seorang pria yang tidak pernah dilihatnya, tetapi pangeran berbicara dengannya dengan halus layaknya seorang teman, dan mengatakan bahwa hatinya tidak tenang apabila dia tidak melihat Rapunzel setelah mendengarkan Rapunzel menyanyi. Kemudian Rapunzel pun kehilangan rasa takutnya, dan ketika sang Pangeran bertanya apakah dia bersedia untuk menjadi suaminya, Rapunzel melihat bahwa sang Pangeran yang muda dan tampan, dia pun berpikir,"Pangeran ini akan menjadi suami saya dan akan mencintai saya melebihi cinta ibu angkat saya," Rapunzel pun mengiyakan sang Pangeran, dan berkata,
"Aku rela untuk pergi bersama Anda, tapi saya tidak tahu bagaimana caranya untuk turun. Bawakanlah saya sebuah gulungan sutra setiap kali Anda datang, dan aku akan menenun sebuah tali dengan sutra tersebut, dan ketika tali tersebut siap, saya akan turun, dan Anda bisa membawa saya ke istana Anda."
Mereka berdua sepakat bahwa sang Pangeran akan datang kepadanya setiap malam, karena si Penyihir tua selalu datang di siang hari. Si Penyihir tidak pernah mengetahui apa pun tentang hal ini, sampai suatu saat, Rapunzel berkata kepadanya,"Katakan kepadaku, bunda, mengapa saat saya menarik Anda naik, Anda jauh lebih berat dibandingkan sang Pangeran?"
Dalam sekejap si Penyihir menjadi marah dan berkata "Ah! saya pikir saya telah memisahkan kamu dengan dunia luar, namun kamu telah mengelabui saya!" Dalam kemarahannya dia mencengkeram rambut Rapunzel yang panjang, melilitkannya pada tangan kirinya, mengambil sebuah gunting, dan snip, snip, memotong rambut tersebut sehingga rambut indah itu tergeletak di lantai. Dan dia pun dengan kejam membawa Rapunzel yang malang ke sebuah gurun, di mana ia harus hidup dalam kesedihan dan kesengsaraan .
Pada hari yang sama, setelah mengusir Rapunzel, pada malam hari, si penyihir mengikat rambut yang ia potong tadinya pada kaitan jendela, dan ketika sang Pangeran berkata:,
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Si Penyihir membiarkan rambut tersebut terulur turun. Saat sang Pangeran naik, ia tidak menemukan Rapunzel yang dicintainya di atas, yang dilihatnya hanyalah si Penyihir yang menatapnya dengan tatapan jahat.
"Aha !" si Penyihir pun mengejek ."Kau akan membawa pergi wanita yang sangat engkau cintai, tetapi sayang burung yang indah itu tidak lagi ada dan bernyanyi di sarangnya. Seekor kucing telah membawanya pergi, dan kucing ini juga akan mencakar matamu, sehingga kamu tidak akan melihat Rapunzel lagi selama-lamanya."
Sang Pangeran merasa terluka dan putus asa, ia pun melompat turun dari menara untuk meloloskan diri dari si Penyihir, tetapi duri di mana ia jatuh menusuk matanya dan ia pun menjadi buta seperti yang telah dikutukkan oleh si Penyihir. Ia pun berjalan dengan mata yang telah buta, tak tentu arah di dalam hutan, tidak makan apa-apa kecuali akar dan buah, dan tidak melakukan apapun kecuali meratap dan menangisi kehilangan istrinya yang tercinta.
Sang Pangeran berjalan tanpa arah dalam keadaan menderita selama beberapa tahun, dan pada suatu saat, tibalah ia di sebuah padang pasir di mana Rapunzel berada. Saat itu, sang Pangeran mendengar suara nyanyian yang sangat akrab didengarnya, dan ia pun berjalan menuju ke arah itu. Ketika sang Pangeran mendekat, Rapunzel yang melihatnya, langsung mengenalinya, memeluknya lalu menangis. Dua bulir air matanya turun membasahi mata sang Pangeran yang buta, dan seketika itu juga, sang Pangeran bisa melihat dengan jelas seperti sedia kala. Sang Pangeran pun membawa Rapunzel ke kerajaannya, di mana mereka tinggal dan hidup berbahagia selama-lamanya.
Pada suatu ketika saat sang istri berdiri di jendelanya dan melihat ke taman, dia melihat sebuah hamparan kebun yang penuh dengan bunga rampion yang terlihat begitu segar dan hijau sehingga ia menginginkannya teramat sangat. Setelah beberapa hari, karena kecewa dan tahu bahwa ia tidak akan mendapatkan rampion tersebut, ia menjadi sakit dan pucat. Suaminya menjadi cemas dan bertanya, “Ada apa istriku?”. “Ah” jawab istrinya, “jika saja saya bisa mendapatkan rampion dari taman di sebelah rumah.” Si suami yang begitu mencintai istrinya berpikir, “ Apapun yang terjadi, saya harus membawakan rampion untuk istriku.” Maka saat hari menjelang malam, dia pun memanjat dinding taman, cepat-cepat mengambil rampion dan membawanya ke istrinya. Istrinya kemudian membuat salad (sayuran) dan memakannya dengan rasa senang. Istrinya sangat menyukai rampion itu sehingga ia meminta suaminya untuk membawakan dia rampion tiga kali lebih banyak dari sebelumnya.

Suaminya sekali lagi harus masuk ke kebun. Dalam kegelapan malam, ia memanjat dinding, dan saat itulah sang Suami dihinggapi rasa takut karena ia melihat si Penyihir telah berdiri di depannya ."Kamu sungguh berani," katanya dengan marah, "masuk ke kebun saya dan mencuri rampion saya? Kamu akan menderita karena itu!"
"Ah," jawab si Pria malang ini, "Ampunilah saya. Saya hanya melakukannya karena terpaksa. Istri saya melihat rampion Anda dari jendela, dan memiliki keinginan untuk memakannya."
Kemudian si Penyihir yang menjadi sedikit reda amarahnya, berkata kepadanya, "Jika benar seperti yang kamu katakan, saya akan memperbolehkan kamu untuk mengambil rampion sebanyak yang kamu mau, dengan satu syarat, kamu harus memberikan saya anak yang dilahirkan oleh istrimu nanti. Saya akan memperlakukan anak itu dengan baik, dan saya akan berlaku bagaikan seorang ibu untuk anak itu".
Pria malang yang ketakutan ini, menyetujui segala persyaratan si Penyihir, dan ketika bayinya lahir, si Penyihir muncul, memberi nama Rapunzel pada bayi itu, lalu membawanya pergi.
Rapunzel tumbuh menjadi anak yang sangat cantik. Ketika dia berusia dewasa, si Penyihir mengurungnya di sebuah menara yang terletak di hutan, dan tidak memiliki tangga ataupun pintu, kecuali sebuah jendela kecil. Ketika si Penyihir akan naik ke menara, dia akan berdiri di bawah dan berkata:
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Rapunzel yang memiliki rambut yang sangat panjang dan indah seperti benang emas, ketika mendengar suara penyihir, dia akan melepaskan ikatan rambutnya, menggulungnya pada sebuah kaitan di jendela, kemudian membiarkan rambutnya terulur turun ke bawah, dengan begitu si Penyihir bisa naik ke atas menara.
Setelah satu-dua tahun tinggal di menara, seorang pangeran, berkuda menyusuri hutan dan tiba di dekat menara. Saat itu sang Pangeran mendengarkan sebuah lagu yang begitu merdu sehingga dia hanya bisa berdiri terdiam dan mendengarkan lagu tersebut. Lagu itu dinyanyikan oleh Rapunzel yang dalam kesendiriannya melewatkan waktunya dengan menyanyikan lagu merdu. Pangeran menjadi sangat ingin untuk naik ke atas menara, dan dia pun mencari pintu menara, tetapi tidak ada satupun pintu yang dapat ditemukan olehnya. Dia lalu berkendara untuk pulang ke rumah, tetapi nyanyian Rapunzel sangat menyentuh hatinya, karena itu, setiap hari ia pergi ke hutan dan mendengarkannya. Suatu waktu, ia berdiri di belakang sebuah pohon, ia melihat si Penyihir yang datang ke sana, dan dia pun mendengarkan penyihir tersebut berkata,
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Kemudian Rapunzel mengulurkan rambutnya turun, dan si Penyihir pun naik keatas.
"Jika itu adalah cara untuk naik ke atas, saya akan mencobanya nanti," katanya dalam hati, dan pada hari berikutnya, ketika hari mulai gelap, ia pergi ke menara dan berkata:
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Segera setelah Razunzel mengulurkan rambutnya, sang Pangeran pun naik.
Pada awalnya Rapunzel sangat ketakutan ketika dia melihat seorang pria yang tidak pernah dilihatnya, tetapi pangeran berbicara dengannya dengan halus layaknya seorang teman, dan mengatakan bahwa hatinya tidak tenang apabila dia tidak melihat Rapunzel setelah mendengarkan Rapunzel menyanyi. Kemudian Rapunzel pun kehilangan rasa takutnya, dan ketika sang Pangeran bertanya apakah dia bersedia untuk menjadi suaminya, Rapunzel melihat bahwa sang Pangeran yang muda dan tampan, dia pun berpikir,"Pangeran ini akan menjadi suami saya dan akan mencintai saya melebihi cinta ibu angkat saya," Rapunzel pun mengiyakan sang Pangeran, dan berkata,
"Aku rela untuk pergi bersama Anda, tapi saya tidak tahu bagaimana caranya untuk turun. Bawakanlah saya sebuah gulungan sutra setiap kali Anda datang, dan aku akan menenun sebuah tali dengan sutra tersebut, dan ketika tali tersebut siap, saya akan turun, dan Anda bisa membawa saya ke istana Anda."
Mereka berdua sepakat bahwa sang Pangeran akan datang kepadanya setiap malam, karena si Penyihir tua selalu datang di siang hari. Si Penyihir tidak pernah mengetahui apa pun tentang hal ini, sampai suatu saat, Rapunzel berkata kepadanya,"Katakan kepadaku, bunda, mengapa saat saya menarik Anda naik, Anda jauh lebih berat dibandingkan sang Pangeran?"
Dalam sekejap si Penyihir menjadi marah dan berkata "Ah! saya pikir saya telah memisahkan kamu dengan dunia luar, namun kamu telah mengelabui saya!" Dalam kemarahannya dia mencengkeram rambut Rapunzel yang panjang, melilitkannya pada tangan kirinya, mengambil sebuah gunting, dan snip, snip, memotong rambut tersebut sehingga rambut indah itu tergeletak di lantai. Dan dia pun dengan kejam membawa Rapunzel yang malang ke sebuah gurun, di mana ia harus hidup dalam kesedihan dan kesengsaraan .
Pada hari yang sama, setelah mengusir Rapunzel, pada malam hari, si penyihir mengikat rambut yang ia potong tadinya pada kaitan jendela, dan ketika sang Pangeran berkata:,
"Rapunzel, Rapunzel,
Ulurkanlah rambutmu ke bawah untuk saya."
Si Penyihir membiarkan rambut tersebut terulur turun. Saat sang Pangeran naik, ia tidak menemukan Rapunzel yang dicintainya di atas, yang dilihatnya hanyalah si Penyihir yang menatapnya dengan tatapan jahat.
"Aha !" si Penyihir pun mengejek ."Kau akan membawa pergi wanita yang sangat engkau cintai, tetapi sayang burung yang indah itu tidak lagi ada dan bernyanyi di sarangnya. Seekor kucing telah membawanya pergi, dan kucing ini juga akan mencakar matamu, sehingga kamu tidak akan melihat Rapunzel lagi selama-lamanya."
Sang Pangeran merasa terluka dan putus asa, ia pun melompat turun dari menara untuk meloloskan diri dari si Penyihir, tetapi duri di mana ia jatuh menusuk matanya dan ia pun menjadi buta seperti yang telah dikutukkan oleh si Penyihir. Ia pun berjalan dengan mata yang telah buta, tak tentu arah di dalam hutan, tidak makan apa-apa kecuali akar dan buah, dan tidak melakukan apapun kecuali meratap dan menangisi kehilangan istrinya yang tercinta.
Sang Pangeran berjalan tanpa arah dalam keadaan menderita selama beberapa tahun, dan pada suatu saat, tibalah ia di sebuah padang pasir di mana Rapunzel berada. Saat itu, sang Pangeran mendengar suara nyanyian yang sangat akrab didengarnya, dan ia pun berjalan menuju ke arah itu. Ketika sang Pangeran mendekat, Rapunzel yang melihatnya, langsung mengenalinya, memeluknya lalu menangis. Dua bulir air matanya turun membasahi mata sang Pangeran yang buta, dan seketika itu juga, sang Pangeran bisa melihat dengan jelas seperti sedia kala. Sang Pangeran pun membawa Rapunzel ke kerajaannya, di mana mereka tinggal dan hidup berbahagia selama-lamanya.
kelebihan dan kekurangan DHCP
0DHCP (pengertian, kelebihan, dan kekurangan)
DHCP akan sangat membantu sekali karena semua konfigurasi jaringan bisa dilakukan
dari sebuah komputer yang berlaku sebagai DHCP Server, sehingga client yang terhubung pada
jaringan tidak perlu untuk mengkonfigurasikannya secara manual.
Kelebihan DHCP
1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
2. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client yang lain.
3. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
4. Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian IP.
5. Mencegah terjadinya IP conflict.
Kekurangan DHCP
• Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung
Cerita frozen
0
Cerita film "FROZEN"
Film dimulai dengan menunjukkan kehidupan para pemanen es di gunung dan Kristoff kecil bersama sahabat rusanya, Sven. Para pemanen bercerita bahwa es punya kekuatan sihir dan berkata bahwa kita harus berhati-hati kepada orang yang berhati beku. Sementara itu, di istana Kerajaan Arendelle, Putri Anna kecil mengajak kakaknya Elsa untuk bermain salju. Elsa mempunyai kekuatan sihir mengeluarkan es dan salju. Ketika kedua putri tersebut membuat boneka salju dan bermain es di dalam istana, tanpa sengaja Elsa mengenai kepala Anna dengan semburan esnya sehingga membuat Anna pingsan. Sebagian rambut Anna memutih. Raja dan Ratu sangat panik. Mereka membawa Anna dan Elsa bertemu troll di hutan untuk menyembuhkan Anna. Troll tua bernama Grand Pabbie mengambil ingatan Anna tentang sihir Elsa. Dia juga mengingatkan Elsa bahwa ketakutan akan menjadi musuh terbesarnya. Karena kejadian tersebut, sang raja menutup istana dari dunia luar. Tidak ada yang boleh tahu tentang kekuatan sihir Elsa. Elsapun selalu memakai kaus tangan. Anna tidak lagi bisa bertemu dengan Elsa karena Elsa selalu menutup pintu kamarnya.
Ketika para putri beranjak remaja, Raja dan Ratu pergi berlayar. Namun mereka meninggal dalam badai, meninggalkan kesepian yang mendalam bagi Anna dan Elsa. Tiga tahun kemudian, tibalah saatnya untuk Elsa dinobatkan menjadi Ratu Arendelle pada suatu musim panas. Anna sangat gembira karena akhirnya istana dibuka untuk rakyat biasa. Anna yang selalu kesepian karena didiamkan Elsa tidak sabar untuk bertemu orang-orang di luar sana.
Ketika Anna berjalan-jalan di kota, Anna bertemu Pangeran Hans dari Kepulauan Selatan. Dengan sekejap Anna jatuh cinta pada Pangeran Hans. Di pesta dansa, Anna meminta Elsa merestuinya untuk menikah dengan Hans. Akan tetapi, Elsa menolak memberi restu kepada Hans dan malah memerintahkan penjaga untuk menutup istana lagi. Anna dan Elsa berdebat sampai tidak sengaja Elsa mengeluarkan sihir esnya sehingga membuat orang-orang takut. Annapun tahu apa yang membuat Elsa selalu mengurung diri, namun sayangnya Elsa melarikan diri ke Gunung Utara karena takut melukai orang banyak. Arendelle diliputi salju abadi. Anna memutuskan untuk mencari kakaknya dan memperbaiki masalah yang terjadi di Arendelle. Dia juga menugaskan Pangeran Hans untuk mengurus kerajaan.
Dalam perjalanan mencari Elsa, Anna bertemu Kristoff yang ingin membeli barang kebutuhan di Toko Oaken. Anna mendengar bahwa Kristoff tahu di mana Gunung Utara sehingga dia meminta bantuan Kristoff untuk mengantarnya ke Gunung Utara dan mencari Elsa. Anna, Kristoff, dan Sven bertualang ke Gunung Utara menghadapi serigala dan bahkan bertemu manusia salju ajaib yang dapat berbicara, Olaf.
Sesampainya di Gunung Utara, Anna berusaha membujuk Elsa untuk kembali ke Arendelle. Namun Elsa marah karena dia merasa dia tidak mungkin dapat menghilangkan salju abadi di Arendelle. Diapun tanpa sengaja mengenai hati Anna dengan kekuatan esnya sehingga hati Anna beku. Kristoff membawa Anna bertemu Grand Pabbie. Grand Pabbie menyebutkan bahwa hanya tindakan cinta sejati akan melelehkan hati yang beku. Kristoff segera membawa Anna kembali ke istana supaya dia bisa mendapatkan cinta Hans.
Ternyata Hans adalah penipu dan penjahat. Hans tidak mau dan malahan memadamkan api penghangat di istana dan membiarkan Anna agar mati kedinginan. Dia sebenarnya hanya mau menikahi Anna supaya dia bisa menjadi raja Arendelle. Setelah mengetahui Anna sangat lemah dan kedinginan karena hatinya beku, Hans ingin membunuh Elsa supaya badai salju di Arendelle berhenti dan dia bertindak bagaikan pahlawan. Anna menggigil di istana dan Olaf datang menolongnya. Olaf memberitahu Anna bahwa Kristoff sebenarnya mencintai Anna. Annapun bergegas keluar istana dibantu Olaf untuk menemui Kristoff.
Sementara itu, Hans berhasil menemukan Elsa dan menipu Elsa bahwa Anna sudah mati. Dalam perjalanan menemui Kristoff, Anna melihat bahwa Hans akan membunuh Elsa dengan pedangnya. Annapun menghalangi Hans dan badannya seketika langsung membeku menjadi es. Pedang Hans patah serta Hans jatuh dan pingsan. Elsa sadar bahwa Anna sudah meninggal. Dia menangisi Anna, namun tiba-tiba es yang menyelimuti tubuh Anna mencair. Kristoff, Olaf, dan rakyat Arendelle menyaksikan bahwa tindakan cinta sejati menghidupkan Anna kembali. Dengan cinta, Elsapun dapat mengangkat musim dingin dari Arendelle. Cinta sejati antara kakak dan adik. Dan orang yang berhati beku yang dimaksud di awal adalah Hans. Musim panas telah kembali. Hanspun dikembalikan ke kerajaannya. Anna dan Kristoff berciuman, Anna dan Elsa berbaikan. Akhirnya, merekapun bermain seluncur es di luar istana Arendelle dengan bahagia.
Lirik Lagu Frozen
0Lirik Lagu

The snow glows white on the mountain tonight,
not a footprint to be seen.
A kingdom of isolation and it looks like I’m the queen.
The wind is howling like this swirling storm inside.
Couldn’t keep it in, Heaven knows I tried.
Don’t let them in, don’t let them see.
Be the good girl you always have to be.
Conceal, don’t feel, don’t let them know.
Well, now they know!
Let it go, let it go!
Can’t hold it back any more.
Let it go, let it go!
Turn away and slam the door.
I don’t care what they’re going to say.
Let the storm rage on.
The cold never bothered me anyway.
It’s funny how some distance,
makes everything seem small.
And the fears that once controlled me, can’t get to me at all
It’s time to see what I can do,
to test the limits and break through.
No right, no wrong, no rules for me.
I’m free!
Let it go, let it go.
I am one with the wind and sky.
Let it go, let it go.
You’ll never see me cry.
Here I’ll stand, and here I’ll stay.
Let the storm rage on.
My power flurries through the air into the ground.
My soul is spiraling in frozen fractals all around
And one thought crystallizes like an icy blast
I’m never going back; the past is in the past!
Let it go, let it go.
And I’ll rise like the break of dawn.
Let it go, let it go
That perfect girl is gone
Here I stand, in the light of day.
Let the storm rage on!
The cold never bothered me anyway…
Terjemahan Bahasa Indonesia
Salju berkilauan di gunung malam ini
tidak ada jejak kaki terlihat
kerajaan yang di asingkan, sepertinya akulah sang ratu.
angin berhembus ini seperti badai berputar di dalam diri.
tak bisa di biarkan, surga tahu ku berusaha.
jangan biarkan mereka masuk, jangan biarkan mereka lihat.
jadilah kau gadis yang sesungguhnya.
sembunyikan, jangan rasakan, jangan biarkan mereka tahu.
Well, now they know!
Lepaskan, lepaskan!
tak bisa lagi tuk di tahan.
Lepaskan, lepaskan!
Berbalik dan hantam pintu.
Ku tak peduli apa yang akan mereka katakan.
biarkan badai berkecamuk.
Dingin tidak pernah menggangguku lagi.
Lucunya bagaimana jarak,
membuat segalanya terlihat kecil.
dan rasa takut yang pernah mengaturku, tidak akan bisa kembali
sekarang waktunya melihat apa yang bisa kulakukan,
untuk menguji batas dan ruang waktu.
tak ada benar, tak ada salah, tak ada tauran bagiku.
aku bebas!
lepaskan, lepaskan !.
aku menyatu dengan angin dan awan.
Lepaskan, lepaskan !.
Kau tak akan pernah melihatku menangis lagi.
di sini aku berdiri, di sini aku berada.
biarkan badai berkecamuk.
kekuatanku membanjiri dari udara hingga tanah.
jiwaku berputar dalam pecahan yang memebeku di sekitar
dan satu pikiran membeku seperti ledakan es
aku tak akan pernah kembali, masa lalu biarlah di masa lalu!
lepaskan, lepaskan !.
dan aku akan bangkit seolah memecah kegelapan.
lepaskan, lepaskan
gadis sempurna itu telah hilang
di sini aku berdiri dalam terangnya hari hari.
biarkan badai berkecamuk!
Dingin tidak pernah mengganguku lagi…
NB : Let it Go punya banyak persepsi arti dalam bahasa Indonesia, diantaranya biarlah, lepaskan, biarkan, bebaskan, dll.
tidak ada jejak kaki terlihat
kerajaan yang di asingkan, sepertinya akulah sang ratu.
angin berhembus ini seperti badai berputar di dalam diri.
tak bisa di biarkan, surga tahu ku berusaha.
jangan biarkan mereka masuk, jangan biarkan mereka lihat.
jadilah kau gadis yang sesungguhnya.
sembunyikan, jangan rasakan, jangan biarkan mereka tahu.
Well, now they know!
Lepaskan, lepaskan!
tak bisa lagi tuk di tahan.
Lepaskan, lepaskan!
Berbalik dan hantam pintu.
Ku tak peduli apa yang akan mereka katakan.
biarkan badai berkecamuk.
Dingin tidak pernah menggangguku lagi.
Lucunya bagaimana jarak,
membuat segalanya terlihat kecil.
dan rasa takut yang pernah mengaturku, tidak akan bisa kembali
sekarang waktunya melihat apa yang bisa kulakukan,
untuk menguji batas dan ruang waktu.
tak ada benar, tak ada salah, tak ada tauran bagiku.
aku bebas!
lepaskan, lepaskan !.
aku menyatu dengan angin dan awan.
Lepaskan, lepaskan !.
Kau tak akan pernah melihatku menangis lagi.
di sini aku berdiri, di sini aku berada.
biarkan badai berkecamuk.
kekuatanku membanjiri dari udara hingga tanah.
jiwaku berputar dalam pecahan yang memebeku di sekitar
dan satu pikiran membeku seperti ledakan es
aku tak akan pernah kembali, masa lalu biarlah di masa lalu!
lepaskan, lepaskan !.
dan aku akan bangkit seolah memecah kegelapan.
lepaskan, lepaskan
gadis sempurna itu telah hilang
di sini aku berdiri dalam terangnya hari hari.
biarkan badai berkecamuk!
Dingin tidak pernah mengganguku lagi…
NB : Let it Go punya banyak persepsi arti dalam bahasa Indonesia, diantaranya biarlah, lepaskan, biarkan, bebaskan, dll.
PACARAN
0Apa Guna, Fungsi, Tujuan, dan Pacaran itu?
,

Apa itu Pacaran?

Kalau kalian melihat kamus wikipedia, yang disebut Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan.
Fungsi Pacaran

Sebenernya apa sih gunanya pacar?
1. temen curhat?
2. temen ngobrol?
3. buat status doang?
4. biar gak ketinggalan janan?
5. ikut-ikut temen?
6. buat dimanfaatin?
atau masih ada yang lain lagi?
Punya pacar tu sebenernya cuma:
1. Ngabisin pulsa
2. bikin sakit hati
3. bisa ngarah ke jalan yg gak bener
Tapi kalo kita bisa mengendalikan itu semua, pacar bisa sangat berguna untuk kita sendiri. kita juga harus mengingat bahwa pacar bukan hubungan secara sah. Hubungan yang sudah sah harus dilandasi dengan pernikahan, pacar hanyalah untuk awal dari pernikahan. Sebelum masuk ke jenjang pernikahan seharusnya kita sudah mencari pasangan yang cocok untuk kita. Lewat pacar itulah kita bisa menilai seseorang. Tapi apa gunanya kita punya pacar cuma seneng putus? Jangan kita permainkan suatu hubungan, karena sebenarnya Tuhan sudah mengatur pasangan kita, kata kerennya Jodoh di tangan Tuhan.
Tapi saya sangat salut jika ada yang memanfaatkan hubungan sebaik mungkin. misalnya pacar dapat dijadikan:
1. Introkspesi diri. Misalnya kita punya pacar yang tidak suka salah satu dari sikap kita, kita bisa mengintrokspesi diri kita atau sikap kita melalui pacar kita.
2. Tempat untuk menanyakan pendapat. Jika kita dapat suatu problem dalam kehidupan, pacar bisa sangat membantu kita dalam menyelesaikan problem tersebut.
3. Bekerjasama. Jika kita bisa saling bekerjasama, apapun dapat terwujud dengan bekerjasam.
4. Teman diskusi. Misalnya kita punya tugas sekolah atau apapun, kita bisa saling menanyakan dengan pacar kita.
5. Teman Curhat. Semua masalah kita bisa dicurahkan ke pacar kita siapa tahu kita terbantu.
6. Teman Bermain. Jika kita sedang keadaan suntuk kita ingin main, bingung cari teman, bisa mengajak pacar.
7. memberi keceriaan.
8. Teman bertukar pengalaman.
9. Teman gosip. (gak direkomendasikan)
10. menemanimu saat kesepian.
Sebanernya banyak lagi fungsi pacar yang positif. Pacar itu sebenernya sangat menguntungkan asal, bisa mengendalikan nafsu dan memanfaatkan dengan hal-hal yang positif.
Jangan takut pacaran, kita bisa kok pacaran, tapi harus bisa memilah pacar yang baik dan yang cocok buat kita. jangan takut patah hati juga, karena jika kita memperlakukanya dengan baik pasti pasangan kita juga akan memperlakuakan kita dengan baik pula. mari kita isi masa muda kita dengan hal-hal yang positif dan akhirnya dapat berguna buat masa depan kita.
Tujuan Pacaran

1. Meningkatkan prestasi di sekolah / di kuliahmu.
Bisakah? Sangat bisa! Dari sekian banyak mata kuliah yang harus saya tempuh, hanya satu mata kuliah yang nilainya C. padahal saya kuliah sambil bekerja. Bukan saya pintar, tetapi karena saya berusaha mati-matian agar nilai saya tidak kalah dengan pacar saya. Jadi, waktu ketemu ada yang bisa saya banggakan. Wahh, rasanya bangga sekali bisa menunjukkan nilai A pada orang yang kita cintai, sementara orang yang kita cintai mengatakan, “Aku bangga punya pacar kamu.”
2. Belajar lebih mengenal karakter lain jenis.
Pacaran sebenarnya bisa menjadi sarana yang paling efektif untuk belajar mengenal karakter cewek/cowok. Dalam pacaran kamu memiliki kesempatan untuk berkomunikasi lebih terbuka, jujur, intensif dan mendalam.
3. Membangun diri untuk relasi yang lebih berkualitas.
Berkualitas tidaknya relasi yang kita bangun sangat tergantung pada diri kita. Kalau kita tidak bisa bersikap jujur, terbuka, memahami, melayani, mengerti, dll. Tidak mungkin kita bisa membangun relasi yang memuaskan. Pacaran bisa menjadi sarana untuk kita melatih diri memiliki karakter-karakter itu.
Langganan:
Komentar (Atom)

